BacaJuga: Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 5 Halaman 123 Subtema 3 Pembelajaran 1, Cerita Berdasarkan Gambar. Pada soal Bahasa Indonesia halaman 27, adik-adik kelas 7 akan berlatih membuat kalimat deskripsi dengan variasi sinonim atau persamaan kata dari beberapa kosakata yang terdapat di dalam tabel.
Origin is unreachable Error code 523 2023-06-16 055954 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d80d3ddcd690bc2 β€’ Your IP β€’ Performance & security by Cloudflare

Puisi Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com. Pantun Pendidikan di Masa Pandemi. Oleh Maryati. (1) Pandemi datang dari Kota Wuhan. Kota yang berada di Negara sebelah. Belajar di rumah sangat membosankan. Ingin belajar bersama guru di sekolah.

Pantun sering disebut sebagai bentuk puisi lama, karena sudah hadir sejak zaman nenek moyang. Ada banyak sekali jenis pantun, diantaranya pantun bahasa Jawa atau parikan yang sering digunakan dalam berbagai kegiatan. Nah, artikel ini akan menyajikan berbagai parikan dengan tema yang beragam, mulai dari tema cinta, sosial, sindiran, hingga tema sedih. Tentu saja, sudah dilengkapi dengan arti. Yuk, simak informasi selengkapnya hanya di sini! Daftar ISIPengertian Pantun Bahasa JawaCiri-Ciri Pantun Bahasa JawaPantun Bahasa Jawa Tema CintaContoh 1Contoh 2Contoh 3Contoh 4Contoh 5Pantun Bahasa Jawa Tema SosialContoh 1Contoh 2Contoh 3Contoh 4Contoh 5Pantun Bahasa Jawa Tema SindiranContoh 1Contoh 2Contoh 3Contoh 4Contoh 5Pantun Bahasa Jawa Tema LingkunganContoh 1Contoh 2Contoh 3Contoh 4Contoh 5Pantun Bahasa Jawa Tema PendidikanContoh 1Contoh 2Contoh 3Contoh 4Contoh 5Pantun Bahasa Jawa Tema MotivasiContoh 1Contoh 2Contoh 3Contoh 4Contoh 5Pantun Bahasa Jawa Tema SedihContoh 1Contoh 2Contoh 3Contoh 4Contoh 5Pantun Bahasa Jawa Tema KehidupanContoh 1Contoh 2Contoh 3Contoh 4Contoh 5Pantun Bahasa Jawa Lucu NasehatContoh 1Contoh 2Contoh 3Contoh 4Contoh 55 Cara Mudah Membuat Pantun Bahasa Jawa1. Pahami Karakteristik Pantun2. Tentukan Tema Pantun3. Tulis Isi Terlebih Dahulu4. Buat Kalimat Sampiran5. Gabungkan Sampiran dan IsiTertarik untuk Membuat Pantun Bahasa Jawa Sendiri? Pengertian Pantun Bahasa Jawa Parikan atau pantun bahasa Jawa adalah puisi tradisional yang memiliki kesamaan bentuk dengan puisi tradisional Melayu. Nah, puisi tradisional Melayu ini sering disebut pantun. Layaknya pantun pada umumnya, parikan memiliki kaidah atau aturan tertentu berupa guru wilangan jumlah suku kata setiap baris dan guru lagu rima akhir suku kata. Di samping itu, parikan memiliki gatra purwa baris sampiran dan gatra tebusan baris isi. Pada perkembangannya, parikan memiliki berbagai fungsi dalam kehidupan sehari-hari. Adapun fungsi parikan adalah sebagai berikut Berfungsi sebagai media pengajaran atau pendidikan, karena setiap parikan mengandung isi atau pesan tertentu. Menjadi salah satu sarana ekspresi perasaan jiwa pembuat pantun. Berguna sebagai alternatif kontrol sosial yang bermanfaat di tengah masyarakat. Sebagai bentuk sindiran kepada pihak atau situasi tertentu. Menjadi salah satu estetika gending yang indah. Sebagai pelepas stres, karena parikan mengandung hiburan. Sampai saat ini parikan terus muncul. Bahkan, kebanyakan parikan bersifat anonim. Pasalnya, parikan berkembang melalui lisan, bukan tulisan. Sehingga, tidak diketahui dengan pasti penciptanya. Ciri-Ciri Pantun Bahasa Jawa Parikan memiliki ciri khas yang identik, sehingga mudah untuk dikenali. Secara umum, ciri-ciri parikan adalah sebagai berikut Parikan mempunyai keterikatan gatra, yaitu aturan jumlah baris pada tiap bait atau satuan baris. Parikan memiliki gatra purwaka dan gatra tebusan. Untuk gatra purwaka biasa dikenal sebagai sampiran atau padhang, sedangkan gatra tebusan adalah isi atau inti dari parikan. Parikan mempunyai guru lagu atau biasa disebut juga sebagai dhong-dhing yang merupakan aturan rima akhir yang terdapat pada puisi tradisional Jawa. Sementara itu, dalam parikan hal ini disebut purwakanthi guru swara. Parikan juga memiliki guru wilangan, yaitu aturan jumlah suku kata atau wanda pada setiap bait. Pada parikan yang terdiri dari empat gatra atau parikan ganda, untuk dua gatra pertama merupakan sampiran. Sedangkan, dua gatra kedua adalah isi. Pada parikan tunggal atau yang terdiri dari dua gatra, gatra pertama adalah sampiran dan gatra kedua merupakan isi. Baris pada parikan biasa disebut gatra. Setelah mengetahui pengertian dan ciri-ciri parikan, berikutnya lanjut ke pembahasan contoh pantun bahasa Jawa lucu tema cinta beserta artinya, yaitu Contoh 1 Pamit lunga menyang Seturan Pamit pergi ke Seturan Jebule dolan nang Palagan Ternyata bermain ke Palagan Senajan ati lagi kelaran Meskipun sedang sakit hati Tangi saur kudu tetep jalan Bangun sahur harus tetap jalan Contoh 2 Nyiram wedus nganggo banyu Menyiram kambing menggunakan air Weduse mlaku medeg paku Kambingnya jalan menginjak paku Ora ngurus apa jawabmu Tidak peduli apa jawabanmu Pokoke awakku tetep I love you Pokoknya diriku tetap I love you Contoh 3 Golek kloso nang omahe Kunti Mencari tikar di rumah Kunti Kanggo nyambung karpet Untuk menyambung karpet Kowe ojo sampe nganti lali Kamu jangan sampai lupa Mergo awakku tresno banget Karena diriku cinta banget Contoh 4 Sego liwet lawuhe jelantah Nasi liwet lauknya minyak jelantah Sego rawon kurang uyah Nasi rawon kurang garam Ampun tangled kapan nikah Jangan tanya kapan nikah Pacar mawon kulo dereng gadah Pacar saja saya tidak punya Contoh 5 Sego kates jumlahe ana papat Nasi kates jumlahnya ada empat Tuku jamu dicampur lan madu Beli jamu dicampur dengan madu Wes ora usah kakean mbok sambat Sudah tidak usah kebanyakan sambat Jodohmu iku sebenere mung awakku Jodohmu itu sebenarnya hanya diriku Pantun Bahasa Jawa Tema Sosial Berikut ini 5 contoh parikan tema sosial lengkap dengan artinya, yaitu Contoh 1 Nyruput teh karo nyawang awan sore Minum teh sambil melihat awan sore Luwih enak dikancani gorengan tape Lebih nikmat ditemani gorengan tape Aja mung mikir wetenge dhewe Jangan hanya memikirkan perutnya sendiri Nanging pikirke wetenge tanggane Tetapi pikir juga perut tetangganya Contoh 2 Tuku wedus lan cempe Beli kambing dan anaknya Diopeni nganti tekan gedhe Dipelihara sampai besar Aja tukaran karo sedulure Jangan bertengkar dengan saudara Ben dadi tentrem uripe Agar tentram hidupnya Contoh 3 Soto semangkok regane sepuluh ewu Soto satu mangkok harganya sepuluh ribu Wis entuk bonus mendoan lan rempela Sudah dapat bonus tempe mendoan dan ampela Ojo mung meneng mbisu Jangan hanya diam membisu Nyawang tanggane kang uripe sengsara Melihat tetangga yang hidupnya menderita Contoh 4 Tuku klambi sing regane larang dhewe Beli baju yang harganya paling mahal Mergo enak menawa disawange Supaya enak kalau dilihat Seneng nulungi tanggane Gemarlah membantu tetangga Mergo urip dadi ana ajine Supaya hidup menjadi bermakna Contoh 5 Toni mentas tuku kue bolu Toni habis beli kue bolu Rencanane diparingake mbahe Rencananya diberikan untuk neneknya Tinimbang urip digawe padu Daripada hidup sering bertengkar Luwih becik digawe seduluran selawase Lebih baik diisi dengan menjalankan persaudaraan Pantun Bahasa Jawa Tema Sindiran Berikut 5 contoh pantun bahasa Jawa lucu dengan tema sindiran. Tentu saja lengkap dengan artinya, yaitu Contoh 1 Tuku soto nang bakul sing doyan omong Beli soto di pembeli yang senang bicara Tekan omah mangan jangan santan Sampai rumah makan sayur santan Eh aku mung kepengen ngomong Eh, aku hanya ingin bilang Yo opo kabare mas mantan? Bagaimana kabarnya mas mantan? Contoh 2 Nek tumbas sayur asem Kalau beli sayur asem Aja lali kudu mbayar Jangan lupa bayar Awakku tetep mesem Diriku tetap tersenyum Senajan ati lagi ambyar Meskipun hati sedang ambyar Contoh 3 Sawise sekolah, langsung mangan Pulang sekolah, langsung makan Madange lawuh iwak teri Lauknya ikan teri Ngakune dadi kanca temenan Ngakunya teman beneran teman Nanging nusuk saking mburi Tapi menusuk dari belakang Contoh 4 Balik sekolah karo Mbak Nesa Pulang sekolah bareng Mbak Nesa Balike numpak angkot Pulangnya naik angkot Nyilih duit seneng meksa Pinjam uang sukanya memaksa Nanging bayar utang abot alot Tapi bayar utang sangat susah Contoh 5 Mlaku-mlaku ing taman Ponco Jalan-jalan ke taman Ponco Ben iso nyantai pas petang Agar bisa bersantai di waktu petang Awakku duwe konco Aku mempunyai seorang teman Nek teko mung ngutang Kalau datang hanya mau minjam uang Pantun Bahasa Jawa Tema Lingkungan Berikut 5 contoh parikan dan artinya dengan tema lingkungan, yaitu Contoh 1 Tuku gulali bareng Toni ing taman Beli gulali bersama Toni ke taman Sawise mangan bareng karo jalan Sesudahnya, makan bersama sambil jalan Menawi tansah njaga karesikan Bila selalu menjaga kebersihan Mesthi wae urip dadi nyaman Tentu hidup menjadi lebih nyaman Contoh 2 Jalan-jalan tuku klambi lan celana Jalan-jalan beli baju dan celana Warna sing dituku ireng kabeh Warna yang dibeli hitam semua Udan iso marai dadi celaka Hujan bisa menjadi penyebab bencana Mergo wit-witan ilang kabeh Karena pepohonan sudah hilang semua Contoh 3 Lunga menyang pasar ketemu preman Pergi ke pasar bertemu preman Mergo kepethuk karo pak polisine Lalu bertemu dengan pak polisinya Yen lingkungan resik lan aman Jika lingkungan bersih dan aman Kehidupan dadi nyaman lan nyenengke Maka kehidupan terasa nyaman dan menyenangkan. Contoh 4 Saka Spanyol dadi kesel nang dalan Dari Spanyol lelah di perjalanan Kanggo ketemu kakang lan ponakan Untuk berjumpa dengan kakak laki-laki dan ponakan Wong mulya njaga karesikan Insan mulia tetap menjaga kebersihan Amarga iku bagéan saka iman Karena itu merupakan bagian dari iman Contoh 5 Mlaku-mlaku bareng sak kulawarga Jalan-jalan bareng sekeluarga Lakune mung tekan ning prapatan Jalannya hanya sampai ke perempatan Bumi kita wajib lan mesti kudu dijaga Bumi kita senantiasa harus dirawat Supaya bisa menehi akeh keuntungan Agar dapat memberi banyak manfaat Pantun Bahasa Jawa Tema Pendidikan Berikut 5 contoh pantun bahasa Jawa atau parikan dengan tema pendidikan lengkap disertai artinya, yaitu Contoh 1 Numpak sepur tekan kota Pati Naik kereta sampai ke kota Pati Tuku oleh-oleh klambi lan celana Beli oleh-oleh baju dan celana Urip lan patimu kuwi wis takdire Gusti Hidup dan matimu sudah menjadi takdir Tuhan Kudu sinau nganti tekan tuwa Harus belajar sampai tua Contoh 2 Bengi-bengi enake ngombe kopi Malam-malam enaknya minum kopi Nyambi ngrungokake lagu campursari Sambil mendengarkan musik campursari Wis suwe nggonku ngenteni Sudah lama menanti Nanging durung nate juara siji Tapi belum pernah juara satu Contoh 3 Ibu masak jangan santan Ibu memasak sayur santan Nanging jangane anyep kurang uyah Tetapi sayurnya hambar kurang garam Yen awakmu sinau tenanan Kalau kamu rajin belajar sungguh-sungguh Sukses ing mangsa ngarep bakal digayuh Sukses di masa depan pasti akan diraih Contoh 4 Weteng loro ngombe jamu Perut sakit minum jamu Tukune nang mbok randha Belinya di mbok janda Kita kudu terus sinau Kita haruslah terus menuntut ilmu Minangka pranata ing umur tuwa Sebagai bekal di masa tua Contoh 5 Wayah esuk golek kayu Pagi hari mencari kayu Balike mlipir warung mbak Siska Pulangnya mampir ke warung mbak Siska Aja bosen maca buku Jangan bosan baca buku Buku minangka jendela kanggo donya Buku adalah sebagai jendela dunia Pantun Bahasa Jawa Tema Motivasi Berikut 5 contoh parikan tema motivasi beserta artinya dalam bahasa Indonesia, yaitu Contoh 1 Tuku tempe mung rong tangkep Beli tempe hanya dua pasang Digoreng mateng gurih rasane Digoreng sampai matang rasanya gurih Karya sing berkualitas kudu sregep Kerja bermutu haruslah tekun Nyana asil kaya samesthine Demi dapatkan hasil sesuai harapan Contoh 2 Menawi sore akeh bocah cilik Kalau sore hari banyak anak kecil Dolanan ing jogan ngarep Bermain-main di depan halaman Ayo mbangun sing paling apik Mari membangun sekuat tenaga Tansah optimis kanggo njupuk pangarep-arep Selalu optimis menjemput harapan Contoh 3 Dolanan bal-balan dadi kiper Bermain bola menjadi kiper Kesel leren tuku jamu Capek istirahat beli jamu Yen sampean pengen dadi pinter Kalau kamu ingin menjadi pintar Mesthi wae sampean kudu sinau Kamu harus rajin belajar Contoh 4 Pak Lurah nembe pan teka ngesuk Pak Lurah baru mau datang besok Mergo sore kiye pada rewang ngresiki Makanya sore ini harus bersih-bersih Tansah optimis saben esuk Selalu optimis setiap pagi Kerja keras kanggo entuk prestasi Bekerja giat meraih prestasi Contoh 5 Mlaku-mlaku ing pasar kota Jalan-jalan ke pasar kota Akeh wong dodolan ketupat Banyak orang jualan ketupat Gawean sing saben dina Tugas kita setiap hari Lakoni kanthi semangat Kerjakan penuh semangat membara Pantun Bahasa Jawa Tema Sedih Selain pantun tema motivasi, berikut 5 contoh pantun bahasa Jawa tema sedih atau ngenes, lengkap dengan arti dalam bahasa Indonesia, yaitu Contoh 1 Suwe ora mangan ketan Sudah lama tidak makan ketan Ketan dicampur durian Ketan dicampur buah durian Suwe ora ketemu mantan Lama tidak ketemu mantan Ketemu pisan bagi undangan Sekalinya ketemu membagi undangan Contoh 2 Buah semongko digawe jus Buah semangka dibuat jus Dicampur susu lan madu Dicampur susu dan madu Sing jomlo gawe status Yang jomblo sedang membuat status Malam Minggu jare klabu Katanya malam Minggu rasanya kelabu Contoh 3 Pak RT bagi-bagi sego bancakan Pak RT bagi-bagi nasi selamatan Segone dimaem kalih Mas Rian Nasinya dimakan sama Mas Rian Tak kiro aku wes dadi tujuan Tak kira aku sudah menjadi tujuan Nanging jebul mung nggo pelarian Ternyata hanya sebatas pelarian Contoh 4 Bocah cilik neng lapangan dolanan Anak kecil di lapangan sedang bermain Bal-balan lan playononan karo Paul Pogba Bola dan lari-larian bersama Paul Pogba Tiwas awakku wes saestu tenanan Padahal aku sudah seriusan Lha kok kowe jebul malah mung coba-coba Tapi ternyata kamu hanya coba-coba Contoh 5 Main bal-balan kecocok paku Bermain bola terkena paku Sikile tibo malah diguyu Kakinya jatuh malah ditertawakan Senajan kowe ninggalke aku Walaupun kamu meninggalkanku Tetep tak sayang sak kuat atiku Tetap ku sayang sekuat hatiku Pantun Bahasa Jawa Tema Kehidupan Berikut ini 5 contoh parikan dengan tema kehidupan, lengkap beserta artinya dalam bahasa Indonesia, yaitu Contoh 1 Kupu madu ngisep sekar Kupu madu menghisap bunga Swiwine warnane putih Sayapnya berwarna putih Wong duwe ilmu kudu sabar Orang berilmu wajib sabar Mergo rejeki bakal dadi akeh Supaya rejekinya jadi banyak Contoh 2 Wedhus duwe sikil papat Kambing punya kaki empat Dimasak sate karo Pak Kuat Diolah sate oleh Pak Kuat Yen pancen wis ora kuwat Bila memang sudah tidak kuat Aja isin yen pengen sambat Jangan malu jika ingin sambat Contoh 3 Yen tuku lawuh sate Jika membeli lauk sate Ojo lali tuku gulene Jangan lupa beli gulenya Urip iku sing prasaja wae Hiduplah dengan sederhana Merga kabeh ana bagiyane dhewe Karena semua sudah ada jatahnya sendiri Contoh 4 Bane kempes merga kena paku Rodanya kempes kena paku Leren nuntun tuku soto Setelah nuntun beli soto Dadi bocah kudu sregep sinau Jadi anak harus rajin belajar Amrih ora dadi bocah bodho Supaya tidak jadi anak bodoh Contoh 5 Bocah-bocah padha dolanan dakon Anak-anak sedang bermain dakon Kecike digawe saka isine kopi Kecilnya terbuat dari biji kopi Sing jenenge garising lelakon Yang namanya takdir Kadang ora kaya kareping ati Kadang tak sejalan dengan keinginan hati Pantun Bahasa Jawa Lucu Nasehat Berikut ini 5 contoh parikan lucu tema nasihat, lengkap dengan artinya, yaitu Contoh 1 Sego kuning karo sambal Nasi kuning dengan sambal Dipangan penganten anyar Dimakan oleh pengantin baru Dadi murid ojo nakal Jadi siswa tidak boleh nakal Kudu duwe ati sabar Harus punya hati sabar Contoh 2 Nek wes duwe syukurono Ketika menjadi orang punya atau kaya harus bersyukur Nek durung teko entenono Kalau belum ya ditunggu saja Nek wes lungo yo lalekno Jika sudah pergi ya lupakan saja Nek ilang cepet ikhlasno Kalau hilang cepat ikhlaskan saja Contoh 3 Isuk-isuk goreng kentang Pagi-pagi menggoreng kentang Direndem bumbu kakean banyu Direndam bumbu terlalu banyak air Dadi wong ojo suka nantang Jadi orang jangan suka menantang Yen diwaneni ojo mlayu Ketika ditantang balik malah lari Contoh 4 Manuk glatik nuthuli pari Burung gelatik memakan padi Mabur limo teko ping pitu Terbang lima datang tujuh kali Luweh becik netepi janji Lebih baik menepati janji Luwih alo janji sing palsu Lebih jelek janji yang palsu Contoh 5 Ngasah arit nganti landhep Mengasah arit sampai tajam Masak jangan kirang uyah Masak sayur kurang garam Dadi wong urip kudu sregep Jadi orang hidup harus rajin Menawi pengen urip bungah Jika ingin hidup bahagia 5 Cara Mudah Membuat Pantun Bahasa Jawa Setelah mengetahui contoh pantun bahasa Jawa lucu berbagai tema lengkap dengan artinya, sekarang saatnya untuk belajar membuat sendiri. Berikut 5 cara mudah membuat parikan yang bisa dicoba, yaitu 1. Pahami Karakteristik Pantun Cara yang pertama, harus memahami karakteristik pantun yang akan dibuat. Karakteristik tersebut menyangkut pengertian, ciri-ciri, hingga jenis-jenis pantun. Pasalnya, pantun adalah salah satu bentuk karya sastra yang terikat dengan peraturan tertentu. Sehingga, dalam membuatnya tidak boleh sembarangan. Misalnya, jika ingin membuat parikan, tentu harus mengacu pada ciri khas termasuk kaidah dan struktur parikan. Dengan demikian, parikan yang dibuat berhasil sesuai tujuannya. 2. Tentukan Tema Pantun Selanjutnya, sebelum membuat, pastikan sudah menentukan tema atau topik dari parikan tersebut. Sehingga, isi parikan jelas sesuai tema yang dipilih. Untuk menentukan tema tidak perlu bingung, karena banyak sekali topik-topik yang bisa dijadikan tema. Contohnya, jenis parikan nasihat, parikan lucu, parikan tema kesehatan, lingkungan atau yang lainnya. Setelah menentukan tema, maka akan lebih mudah dalam membuat parikan. Pasalnya, kamu sudah memiliki gambaran atau bayangan mengenai pantun yang dibuat. 3. Tulis Isi Terlebih Dahulu Jika sudah menentukan tema, langkah selanjutnya adalah menulis isi atau inti dari pantun. Adapun isi pantun harus berada pada baris ketiga dan keempat, kalau parikan yang akan dibuat memiliki 4 baris. Sedangkan, pada parikan gatra tunggal, isi berada di baris kedua. Perlu kamu catat, bahwa isi harus mencerminkan tema atau topik pantun yang dipilih. Dengan menentukan isi terlebih dahulu, kamu akan mudah membuat sampirannya. 4. Buat Kalimat Sampiran Cara berikutnya yang perlu dilakukan dalam membuat pantun adalah membuat sampiran. Secara sederhana, sampiran bisa disebut sebagai bagian awal pantun yang terletak pada baris pertama dan kedua. Sampiran ini berfungsi sebagai pembentuk rima. Selain itu, sampiran biasanya tidak memiliki hubungan dengan isi pantun. Sehingga, pembuat pantun bisa membuatnya sekreatif mungkin. 5. Gabungkan Sampiran dan Isi Langkah terakhir dalam membuat parikan atau pantun adalah dengan menggabungkan sampiran dan isi, supaya menjadi baik dan benar. Pastikan kamu menggabungkannya dengan sesuai, agar urutannya tidak terbalik. Ingat kembali bahwa sampiran pada baris pertama dan kedua. Sementara itu, isi pantun berada pada baris ketiga dan keempat. Tertarik untuk Membuat Pantun Bahasa Jawa Sendiri? Itulah informasi mengenai pengertian, ciri-ciri, contoh pantun bahasa Jawa atau parikan dengan berbagai tema, hingga cara mudah untuk membuatnya. Setelah memahami semua penjelasan pada artikel ini, kamu sudah bisa membuat parikan sendiri dengan mudah. Dengan demikian, kamu dapat memanfaatkan parikan dalam berbagai kondisi, seperti untuk bermain, belajar, nasihat, ataupun hanya sekedar untuk ekspresi diri semata. Jadi, kamu sudah siap membuat parikan sendiri?
Bukunebahasa Jawa. Isih enom akehi sinau. Supaya tuwa ora nelangsa. 40. Menyang sawah arep macul. Nyambut gawe kang becik. Yen pengin pendidikan unggul. Wenehono sarana kang apik. Pantun bahasa Jawa 2 bait bikin ngakak. foto: freepik.com. 41. Sego bancakan dimaem Mas Aryan. Tak kiro aku dadi tujuan, jebul mung nggo pelarian. 42. Tuku bawang 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID H96R9Guc5h7aUtEchVGEHR83AugPsvRDAngBXoLwwtqRyQ2K8zUVSQ== Pantun Tema Pendidikan. Berikut ini adalah 27 kumpulan pantun tema pendidikan yang dikutip dari berbagai sumber sebagai referensi. Contoh Pantun 1. Nyalakan motor yang bergetar. Kaki terkena luka yang perih. Jika kamu rajin belajar. Sukses masa depan akan diraih. Contoh Pantun 2. Muncul senja di langit merah. Terlihat gelap di sisi utara.
Pantun bahasa jawa- Pantun adalah bentuk puisi lama yang berasal dari kata β€œtuntun” dari bahasa jawa yang mempunyai arti menyusun, menuntun atau mengatur. Ketika dahulu pantun diucapkan dengan lisan terutama oleh masyarakat melayu di Indonesia, namun dengan berjalannya waktu pantun juga diungkapkan melalui tulisan yang seperti pada buku ataupun surat kabar. Pantun juga mempunyai ciri ciri utama yaitu terdiri dari empst baris atau larik. Keempat baris ini mempunyai irama yang bersilang a-b-a-b dan tentunnya mempunyai makna. Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata atau sekitar 4-6 kata. Setiap pantun harus mempunyai sebuah sampiran dan isi. Dua baris yang pertama yaitu sampiran untuk dua baris selanjutnya merupakan isi. Pantun juga tidak mempunyai nama penulis ataupun nama pengarang seperi puisi pada umumnya. Berikut ini kami akan membahas pantun bahasa jawa yang unik, lucu dan kocak. Pantun Bahasa Jawa Dalam bahasa jawa sendiri, pantun biasa dikenal dengan sebutan parikan. Fungsinya sebagai penyampai pesan, parikan pantun seringkali menjadi hiburan tersendiri melalui kata-katanya yang enak jika didengar. Isi dari parikan berbagai macam jenisnya, namun umumnya digunakan sebagai bahan merayu dan candaan yang sifatnya menghibur, tidak hanya itu saja, pantun bahasa jawa juga memiliki banyak tema, misalnya tentang nasehat, pendidikan, pantun bahasa jawa lucu, pantun romantis, pantun tentang cinta, pantun tentang sekolah dan masih banyak tema yang lain. Agar lebih jelas, berikut adalah beberapa parikan atau pantun jowo jawa Pantun Bahasa Jawa Dan Artinya Pantun atau dalam bahasa jawa dikenal dengan istilah parikan sama seperti pantun biasa. Berikut ini kami buat contoh pantun berbahasa jawa beserta artinya, selamat membaca …. [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Sego wiwit lawuh peyek Yen ditolak ojo mewek Pantun diatas masuk dalam pantun cinta yang bermakna pesan agar tidak menangis jika cinta yang diungkapkan ditolak. Arep lungo pesen GOJEK Yen donga ojo gojek Arti dari pantun diatas adalah ketika kita berdoa kepada Tuhan hendaknya dilakukan dengan serius, tidak main-main. [/su_note] Pantun Bahasa Jawa 2 Baris Pantun jenis ini merupakan pantun yang menggunakan bahasa jawa yang terdiri dari 2 baris saja setiap baitnya. Baris pertama adlah sampiran dan yang kedua merupakan isi pantunnya. Berikut ini adalah beberpaa contoh parikan pantun dalam bahasa jawa. [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Budal Kalimantan, numpak kapal. Ketemu mantan, pingin tak untal. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Pedang Kramat, pulau Bawean. Malem jumat, turune dewean. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Budal ndek malang, Tekan Ponorogo. Kadung sayang, Ora wani kondo. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Mangan jenang sambi tolah-toleh. Dadio wong lanang ingkang sholeh. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Beras ketan campur gula jawa. Miras oplosan pencabut nyawa [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Ngopi Vietnam bareng Jessica. Ayo podo senam ben awake rosa. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Nyegat taksi neng kulon tugu. Ayo podo bekti marang guru. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Tuku manuk neng pasar Ngasem. Yen ora gathuk mesti ora mesem. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Neng Angkringan pesen kopi. Ojo pecicilan yen ora ngatasi. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Tahun ini tahun monyet api. Selamat Imlek Gong Xi Fa Cai. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Lungo Semin numpak bis kota. Dino Senin wayahe upacara. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Kue puthu enake dipangan anget. Momong putu marakke kemringet. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Tuku godhong mlinjo neng pasar Gowok. Mripate ojo ijo yen weruh cowok. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Nyiduk banyu seko njero kolah. Yen pengen golek ilmu ayo podho sekolah. [/su_note] Pantun Bahasa Jawa 4 Baris Pada pantun bahasa jawa 4 baris, sebenernya tidak jauh beda dari jenis pantun sebelumnya yaitu 2 baris. Namun yang berbada adalah pantun 4 baris satu bait terdiri dari 4 baris. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran dan baris ketiga dan keempat merupakan isi dari pantun. Dibawah ini merupakan pantun bahasa jawa 4 baris. [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Isuk-isuk golek banyu Golek banyu tekan jerman Ora mesti kudu ayu Sing penting nyaman. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Banyu adem Diwadai cingker Kangen nganti mendem Seng dikangeni ra miker. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Mangan bakwan iseh anget Dipangan karo lombok ijo Awan-awan adus keringet Luwih penak diadusi karo kembang deso. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Klambi biru Bolong lengene Raiso turu Bengong eleng koe. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Danau jeru laut yo jeru Pesti akeh iwak lele Awak kuru kurang turu Tibae mikerne koe. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Pasar wage pasar legi Akeh wong bakol kaen Sugeh riyadi Idul Fitri Lepate nipon laer lan baten. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Sore sore nganggo pecis. Ora lali dandan ngaca. Tiwas mlayu mangkat ngaji. Jebule durung katokan. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Menyang pasar tuku gendeng. Mlirik ngiwa ana wong bagus. Tiwas ngroso uwis ganteng. Jebul raine kebak angus. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Dina minggu menyang solo. Mampir pasar tuku klambu. Ojo durhaka marang wong tuo. Supaya uripmu ora ajur. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Mlaku mlaku tuku buku. Ora lali tuku bandho. Nasihat guru ayo digugu. Supaya ora dadi bodho. [/su_note] Pantun Bahasa Jawa Lucu Ternyata fungsi dari pantun bukan hanya sebagai penyampai pesan saja, parikan pantun sering juga dibuat hiburan tersendiri melalui kata-katanya yang menarik untuk di dengar. Hasilnya banyak komedian tanah air khususnya sering menggunakan pantun jenis jenaka. Berikut ini kami akan memberikan jenis pantun bahasa jawa yang lucu. Dijamin lucu bikin ketawa πŸ˜€ [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Kembang melati. Mekrok mok papat. Koe nandi. Ngabari kok ra sempat. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Es Degan Enak Rasane, Kembang mlati Aja Dipanggan. Nek Arep Dolanan Aja Nang Kene, Kiye Ati Udu Lapangan. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Pasar Kramat, Pulau Bawean. Malam Jum’at, Turune Dewean. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Manuk Kutilang Dicolong Maling, Maling Di Banting Poklek Tangane, Pacar Ngilang Ojo Di Eling-Eling, Paling Penting Ngilangke Nyawane. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Ngetan Bali Ngulon, Ketemu Piting Putung Supite, Jare Kekancan Kok Wani Kelon, Bareng Mlenthing Bingung Nyebutke Bapak’e. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Nyuloh Kodok Tekan Tayu, Bareng Mulih Lali Dalane, Golek Wong Wedok Gak Perlu Ayu, Penting Sugih Akeh Bandane. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Plastik Kresek Wadah Mahoni, Plastik Ireng Nggo Wadah Jagung, Irung Pesek Tansah Ngangeni, Gawe Seneng Tur Pengin Ngambung. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Esuk-Esuk Moco Koran, Suguhane Acar Karo Gorengan, Moto Ngantuk Gelagapan, Nelpon Pacar Keliru Selingkuhan [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Numpak Becak Tuku Sandal, Sandal Nyeblok Kelangan Mangewu, Ojo Ngaku Penak Yen Durung Njajal, Ojo Mbengok Yen Durung Mlebu. [/su_note] Pantun Bahasa Jawa Tentang Pendidikan/ Sekolah Kali ini kami akan membahas yaitu pantun tentang pendidikan, pembahasannya yaitu tentang semua yang menyangkut pendidikan. Nah berikut ini kami berikan beberapa contoh pantun pendidikan, spesial buat kalian. [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Ojo kakehan gawe polah Mengko koyo anak wedhus Aturan kanggo cah sekolah Tangi turu ndang gage adus. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Maling iku aja ditiru Wani maling wayah panen Ayo gage mapan turu Sesuk sekolah ndak kawanen. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Menyang sawah arep macul Nyambut gawe kang becik Yen pengin pendidikan unggul Wenehono sarana kang apik [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Dino minggu tuku buku. Bukune bahasa jawa. Isih enom akehi sinau. Supaya tuwa ora nelangsa. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Manasi banyu anggo geni. Genine saka kayu jawa. Dadi murid sing ngajeni. Ngajeni marang guru lan sakpadha. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Masak gulai anggo santen. Santene sing koyo susu. Yen wengi ojo mung mobile legend. Kudu eling marang sinau. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Mlaku-mlaku dina minggu. Lungane tuku ketan. Buku iku sumber ilmu. Ilmu kanggo panguripan. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Ana menungsa ana Jin Lagi keder rebutan dana Bocah sekolah kudu rajin Endah pinter ilmune berguna [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Gulo abang dicapur ketan paleng enak dicampur ndek wajan dadi arek ojo seneng nyontekan mudak kangelan pas wayahe ulangan . [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Medun sepur nitih sekuter. Nitih sekuter muter-muter. Dadi bocah aja kuminter. Yen kuminter mundak keblinger. [/su_note] Pantun Bahasa Jawa Tentang Cinta Masa remaja merupakan masa yang paling membahagiakan. Dimana masa itu kita baru mulai mengenal apa itu tentang cinta. Ketika kita sedang jatuh cinta, banyak sekali cara agar bisa mengunggakapkan rasa tersebut kepada seseorang yang kita cintai. Dengan cara ngegombal, mempbuat puisi, dan membuat pantun romantis baik dengan bahasa Indonesia atau bahasa Jawa. Berbicara tentang pantun cinta, banyak sekali yang membuat pantun bahasa jawa yang unik dan lucu. Terbukti dari beberapa story whatsapp, fb, dan instagram. Pantun tersebut menceritakan tentang prasaan cinta yang dihadapinya misalnya cinta bertepuk sebelah tangan atau mecintai seseorang yang sudah punya pasangan. Kali ini kami akan sedikit membagikan pantun bahasa jawa tentang cinta yang romantis. Berikut contohnya. [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Bubar mangan midak upa Mangan meneh imboh pindho, Tresno iku dudu masalah rupa Uga dudu masalah bondho. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Makan getuk bikin gemuk, meskipun ngantuk tetep tak tungguin balesan chatmu. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Cari air sampai Jerman, nggak perlu cantik yang penting nyaman. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Lelene mati ditutuk Gowo mrene tak sujanane Yen merene ra nate petuk Ndang merene tak entenane [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Putih-putih kembang randu Kuning abang kembang palase Ati seddih nang awak kuru Kelingan adik ayu rupane [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Ono yuyu keblekan watu watune belah dadi pitu, Pancen sliramu sing paling ayu tambah ayu nek dadi pacarku [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Mlaku mlaku menyang jogja Ora lali mampir solo, Tiwas uwis ngroso tresna Jebul wis dadi ro wong liyo. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Direwangi buroh Ge nyukupi butoh Ati wes kependem iloh Seng dikangeni etok-etok ga weroh. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Peyek dele Di bumbuni mrico Aku kangen koe Ko bengi moro o yo. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Duit saitik disimpen Wes akeh ge tuku Nylekit rasane kangen Marine nek dadi bojomu. [/su_note] Pantun Bahasa Jawa Nasehat Pantun nasehat sering kali kita dengar, pantun nasehat sangat sering dipakai oleh orang tua. Ciri-ciri pantun nasehat yaitu isinya mengandung patuah dan nasehat. Nasehat yang diberikan tentang banyak hal baik, mulai pendidikan, kehidupan, hingga agama. Nah di bawah ini akan dibagikan mengenai kumpulan contoh pantun nasehat contoh pantun nasehat berbahasa jawa beserta makna dan penjelasannya secara lengkap. [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Neng pasar tuku semongko Adek kepengen sawo Nek gak kepengen melbu neroko Nuruto omongane wong tuo [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Isuk nyuling sore nyuling Sulinge arek Jogjakarta Isuk eling sore eling Seng dieling ora rumongso [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Mertamu karo nggowo pitik Pitik’e kuning cengger tempe Ngelmu oleh kari sitik Seng penting ora mutong karepe [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Klapa sawit wite dhuwur wohe alit Isih murid Ojo seneng keceh dhuwit [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Dolan menyang raja ampat Ora lali mampir bali, Ojo nganti ninggal sholat Mergo iku tiang agami. [/su_note] Pantun Bahasa Jawa Penutup Pidato Ketika membawakan sebuah pidato diatas pangung, salah satu hal yang sulit menurut kebanyakan orang yaitu kalimat penutup. Kalimat penutup mempunyai banyak variasi, salah satunya yang sering digunakan banyak orang adalah kalimat penutup yang menggunakan pantun, nah kali kami akan beberapa contoh kalimat penutup bahasa jawa. Yukk simak. [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Jika ada sumur di ladang Bolehlah kita menumpang mandi Jika ada umur yang panjang Bolehlah kita berjumpa kembali [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Menanam jagung di pinggir kampung Jangan lupa tanam juga serai Hari ini kita berkampung Hari esok kita bercerai [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Mangan kupat nang pinggir segoro Yen ono lepat, kulo nyuwun ngapuro [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Tuku kecap ning gunung batur. Gunung batur kerasa medeni. Cekap semanten kula matur Nyuwun ngapura menawa ndukani [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Ali-ali mata telu, muga-muga sesuk ketemu. Ali-ali mata telu, nyuwun ngapura yen kelentu. Ali-ali mata telu, i love you. Ali-ali mata telu, aku tenanan yuu. [/su_note] [su_note note_color=”d6b627β€³ text_color=”000000β€³] Tuku santen dhateng peken. Pekene peken bringharjo. Kulo kinten cekap semanten. Sedoyo lepat nyuwon pangapuro. [/su_note] [su_note note_color=”5c8ef2β€³ text_color=”000000β€³] Cekap semanten atur kula …. Kupat duduhe santen Sedaya lepat nyuwun pangapunten [/su_note] Demikianlah beberapa contoh pantun bahasa jawa yang kami berikan. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu. Terima Kasih.
Selainitu parikan memiliki banyak tema, seperti contoh tentang nasehat, pendidikan, pantun romantis, pantun bahasa jawa tentang sekolah dan masih banyak lagi tema lainnya. Nah untuk lebih jelasnya berikut di bawah kami berikan beberapa parikan atau pantun jawa. Boleh juga lah baca: pantun ibu. Pantun Bahasa Jawa 4 Baris. Banyu adem. Diwadai

3. Ojo kakehan gawe polahMengko koyo anak wedhusAturan kanggo cah sekolahTangi turu ndang gage adus. 4. Dino minggu tuku bahasa enom akehi tuwa ora nelangsa Baca Juga Lirik Lagu Cinta Terpendam Berapa Lama Aku Memikirkanmu Wahai Dinda’ – Tri Suaka 5. Ana menungsa ana JinLagi keder rebutan danaBocah sekolah kudu rajinEndah pinter ilmune berguna 6. Gulo abang dicapur ketanpaleng enak dicampur ndek wajandadi arek ojo seneng nyontekanmudak kangelan pas wayahe ulangan . 7. Tangi turu tanpa digugahBanjur mlayu arep adusSemangat mangkat sekolahMergo pengin ngudi ngelmu Baca Juga Teks Khutbah Idul Fitri 2022 Tentang Meraih Surga Firdaus Bada atau Setelah Ramadhan 8. Menyang sawah arep maculNyambut gawe kang becikYen pengin pendidikan unggulWenehono sarana kang apik 9. Ketemu konco sing lagi nagihManuk dara manuk bangauWong berhasil mesti sugihAmargo mbiyen sregep sinau 10. Seneng mangan awakke lemuZaman mbiyen pas iseh kuruDadi bocah wis seneng ngilmuMbesuk gede dadio guru Itulah 10 pantun bertema pendidikan dalam bahasa Jawa yang bisa diunggah ke media sosial untuk ikut memperingati Hari Pendidikan Nasional 2022.*** Terkini

HobiPantun- Kumpulan Contoh Pantun Tema Pendidikan Anak Sekolah Terbaik - Hai sahabat sekalian, pada kesempatan yang lalu kami sempat memberikan Read More. Cari. Cari. Arsip. Juli 2022; Juni 2022 Pantun Bahasa Jawa (1) Pantun Bahasa Sunda Lucu (1) Pantun Betawi (3) Pantun Betawi Rawa Belong (2) Pantun Bikin Baper (1) Pantun Buat
Pantun merupakan karya sastra yang sudah ada sejak zaman dahulu. Biasanya pantun digunakan untuk beragam acara salah satunya pernikahan. Pantun adalah ungkapan perasaan atau pikiran, kemudian dirangkai menggunakan kata-kata, sehingga dengan demikian, para pembaca hingga pendengarnya merasa senang dan bangga. Di masa kini, pantun kerap dipelajari dalam dunia pendidikan sehingga dinamakan pantun pendidikan. Umumnya saat belajar pantun pendidikan, kita akan diajarkan sajak pantun. Sajak karya sastra ini adalah a-b-a-b lalu pada setiap lariknya tersusun atas 8-12 suku kata. Di baris pertama terselip unsur sampiran, kemudian pada baris ketiga dan keempat lebih mengutamakan isi. Di sekolah pastinya kita sudah mempelajari tentang pantun pendidikan bukan? Agar memahami arti pantun pendidikan dan contoh pantun pendidikan dan maknanya, yuk simak ulasan lengkap mengenai pantun pendidikan sekolah di bawah ini. BACA JUGA 6 Ciri-ciri Pantun Lengkap dengan Contoh & Penjelasannya Pexels Pantun merupakan karya sastra lama sama halnya dengan puisi. Hanya saja pantun punya sajak berbeda dibandingkan puisi, jika pantun mempunyai sajak a-b-a-b sementara puisi tidak. Membahas pantun ada sebuah jenis pantun yang kerap dipelajari hingga sekarang salah satunya pantun pendidikan. Pantun pendidikan merupakan jenis sajak dan berisi pesan moral atau motivasi untuk belajar. Meski demikian, walaupun ada kata pendidikan bukan berarti tidak selalu berlatar belakang tentang sekolah untuk konteksnya. Hanya saja penyampaiannya bermaksud agar pembaca dan pendengar memahami apa makna tersirat dari pantun tersebut. Seiring perkembang waktu, pantun pendidikan mulai berkembang lagi menjadi pantun pendidikan lucu. Pantun jenis ini selalu membubuhkan kata-kata lucu pada setiap barisnya, supaya pendengar atupun pembaca selalu bisa terhibur. Tujuan pantun pendidikan mahasiswa khususnya agar dapat memberikan sebuah motivasi untuk belajar dalam masalah kehidupan. Tak hanya itu, tujuan pantun jenis ini supaya bisa memberikan dorongan ke seseorang agar mempunyai jiwa peduli terhadap pendidikan bagi kehidupan dan masa depannya. Selain penjelasan di atas, pantun bisa dipakai sebagai sarana dalam mendidik dan memberikan motivasi supaya lebih semangat dalam belajar untuk seseorang. Dengan membaca pantun ini, maka Sedulur akan kembali bersemangat dalam berlajar dengan giat. Namun jika untuk anak-anak, keberadaan pantun pendidikan bisa menjadi sebuah sarana untuk pengajaran terhadap buah hati. Umumnya orang tua akan menuturkan ketika bercengkrama dengan anak-anaknya. BACA JUGA 40 Contoh Pantun Jenaka untuk Bahan Candaan dengan Teman Contoh pantun pendidikan dan maknanya Pexels Suara gemuruh seperti anak lagu Kudengar sampai ke langit biru Membeli seragam tanpa ragu Untuk mendapatkan posisi terbaru Kenangan terakhirnya adalah baju Dia sudah menjadi jenazah Sekolah tempat mencari ilmu Penghargaan terakhir mendapat ijazah Uniknya bebek itu berjajar Akan ditangkap oleh Ardan Guru harus pandai mengajar Supaya jadi suri teladan Ayah mulai berdikari Pergi bekerja naik bendi Jadi anak harus punya harga diri Walau berilmu mencontoh padi Beti minum karena haus Ditanya kakak jawabnya berbelit-belit Jika belajar tidak serius Ilmu yang didapat semakin sulit Setelah hujan muncul pelangi Bermacam-macam indahnya warna Guru mengajari karena menyayangi Bercucur keringat ke pipi merona Dipukul ayah sampai jera Menahan sakit tidak terasa Banyaknya pulau dan Samudra Kita semua satu bangsa Semua kucing bentuknya sama Yang membedakan itu jenisnya Bahasa Indonesia bahasa utama Menjadi warisan kita semuanya Ayah sedang memasang lampu Tak lupa ditutup papan Budi pekerti masa lampau Tapi mutu masa depan Pergi ke kosan indah permai Di jalan melihat kecelakaan Hidup tentram aman damai Jalani hidup dengan kebaikan Pergi jalan sore sendiri Di jalan ketemu wanita cantik Perilaku terpuji membangun diri Senantiasa diri semakin baik Paman sakit hingga lemas Ke rumah sakit bersama Anis Berbuat baik bagaikan emas Sudah baik berperilaku manis Bu Devi ke luar rumah Mencari ayam yang tak pulang Jadi orang haruslah ramah Agar hidupnya selalu dikenang Panen gagal harus dikenang Rusaknya karena hama Hidup harus penuh kasih sayang Kepercayaan adalah hal utama Beli baju susah ditawar Aku mengajak ibu untuk memandu Budi pekerti didapat dari belajar Belajar jangan suka mengadu Kerjanya ayah seorang bawahan Segala kegiatan selalu diamati Hidup itu tanpa bermusuhan Selalu memahami budi pekerti Buah pepaya sangat berwarna Bentuknya pepaya itu lonjong Sopan santun itu berguna Tanpa lupa untuk menolong Membuka kado yang diikat Hadiah untuk ulang tahunku Perbaiki ucapan dan sifat Senantiasa sejalan dengan tingkah laku Jalan-jalan ke Antasari Hujan deras beserta angin Perilaku adalah contoh diri Berbaik hati terhadap orang lain Nonton bola Aremania Berebut bola lari-lari Orang cantik banyak di dunia Orang berbudi susah dicari Ikan layar terdampar ke darat Susah bernapas akan mati Punya hati jangan berkarat Hidup tidak akan berarti BACA JUGA 45 Pantun Nasehat dan Agama Terbaik, Penuh Makna, Mendidik Contoh pantun pendidikan 4 bait Pexels Selain penjelasan di atas ada lagi pantun pendidikan empat bait atau empat baris. Merupakan sebuah pantun tentang nasihat dan umumnya berisi edukasi lalu terselip dua baris sampiran dan dua baris isi. Biasanya dalam pantun pendidikan berisi tentang nasihat untuk belajar buat pelajar di sekolah atau di rumah. Guna mengetahui contoh pantun dengan empat bait, maka di bawah ini penjelasan selengkapnya tentang jenis pantun pendidikan dan biasa dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Pantun Pendidikan Disiplin Jalan berdua tak dapat izin Harus bersama Abang Parmin Hidup disiplin dan juga rajin Masa depan pasti terjamin. Pantun Pendidikan Jadi Teladan Hutan lebat tumbuh sejajar Pergi ke sana sama komandan Siswa yang hebat rajin belajar Pasti bangga menjadi teladan. Pantun Pendidikan Belajar Serius Rusa liar badannya kurus Dikejar macan jalannya lurus Jika belajar tak pernah serius Masa depan takkan terurus. Pantun Pendidikan Belajar Sedikit Ada kelelawar di atas bukit Ular panjang sedang membelit Jika belajarnya sedikit-sedikit Saat dewasa hidupnya sulit. Pantun Belajar Sepanjang Hayat Buah tomat disayat-sayat Bijinya banyak jatuh bertebaran Mari belajar sepanjang hayat Dari buaian hingga kuburan. Pantun Pendidikan Jangan Sombong Nenek menggendong sebakul jamu Jamu madu dipesan satu Janganlah sombong jika berilmu Karena itu insan tak bermutu. Pantun Pendidikan Otak Cerdas Pohon kurma di bukit cadas Rasanya enak, tidur pun pulas Rasa percuma berotak cerdas Jika dipakai berbuat culas. Pantun Pendidikan Jadi Dokter Pulsa listrik beli di konter Saat masuk tekanlah enter Kalau ingin menjadi dokter Harus jadi anak yang pinter. Pantun Pendidikan Penuh Berkat Ayah mencangkul dengan giat Tanam jagung memakai tongkat Menuntut ilmu sepanjang hayat Dengan ilmu peroleh berkat. Pantun Mengejar Cita-cita Ada awan tutupi fajar Bulan bintang terletak sejajar Ayo kawan kita belajar Agar cita-cita mudah dikejar. Pantun Pendidikan Fokus Belajar Papan kayu buat selancar Main ke laut sebelum fajar Jangan dulu mikirin pacar Lebih baik fokus belajar. Pantun Pendidikan Nasihat Guru Tanah sawah harus diolah Padi berbuah dipanen Jamilah Ikut nasihat guru di sekolah Jangan malas dan suka berkilah. Pantun pendidikan 4 baris nasihat Tangkap pencuri tak boleh lolos Dalam penjara dia dijeblos Jadi siswa tak boleh bolos Rajin sekolah dan bersikap polos. Buah nanas di atas bangku Buah duku dibuat jamu Jangan malas membaca buku Karena buku sumber ilmu. Buka kalender tahunnya masehi Bulan Maret ke Nagasaki Sesama teman saling mengasihi Jangan malah saling memaki. Bunga melati sedang merekah Banyak dipakai orang menikah Sedari kecil gemar sedekah Kelak besar hidupnya berkah. Papan kotak dijadikan peti Peti diukur memakai lidi Jadilah anak yang baik hati Harus tahu membalas budi. Mekar sudah bunga selasih Biar subur, pupuk diberi Jika sekolah selalu bersih Semangat belajar pasti berseri. Jalan-jalan ke Uluwatu Lihat kera bawa sepatu Sesama teman saling membantu Itulah tanda anak bermutu. Masuk toko membawa kain Kain ungu buat pertapa Bila engkau banyak bermain Semua ilmu bisa terlupa. Anak katak di pinggir sawah Anak lembu di depan taman Kasih anak sepanjang galah Kasih ibu sepanjang zaman. Pandang rembulan tiada jemu Sinarnya terpantul di air sumur Jika punya banyak ilmu Hidup makmur sepanjang umur. Jalan-jalan mencari kerang Ikan bandeng tiada berduri Rajin belajar dari sekarang Untuk bekal di kemudian hari. Gubuk jati bertembok bata Bata kuat warnanya merah Teguhkan hati menggapai cita Kepada Tuhan kita berserah. Siapa suruh membeli sangkar Sangkar burung anyaman tikar Siapa selalu suka bertengkar Dekat dia dengan yang mungkar. Main akrobat badannya lentur Gitar dipetik terasa kaku Hasrat belajar tak boleh luntur Selalu rajin membaca buku. Ada kereta sebelas gerbong Kereta pergi ke tengah kolong Jadi anak janganlah sombong Rendahlah hati dan suka menolong. Pergi ke pantai berkacamata Duduk sendiri di tengah taman Selalu jaga perkataan kita Jangan sakiti perasaan teman. Pergi berbaris dengan sejajar Berbabris rapi sepatunya baru Jadi murid harus rajin belajar Disukai teman, disayangi guru. Habis berlari terasa payah Ada kolam di kota Mekah Terima kasih kepada ayah Siang malam mencari nafkah. Menggali ubi membawa kapak Dibuat kolek dengan mentega Hormati ibu dan juga bapak Agar kelak diberikan surga. Tanah sawah harus diolah Padi berbuah dipanen Jamilah Ikut nasihat guru di sekolah Jangan malas dan suka berkilah. Kakak malas tak mau ikut Jalan jauh membuat lelah Meminta maaf janganlah takut Jikalau kita berbuat salah. Ada kertas dari pejabat Ada buku sedang terbuka Selalu setia pada sahabat Dalam suka maupun duka. Rumah gubuk beratap lontar Naik kuda susah terkejar Dari mana datangnya pintar Dari ketekunan dalam belajar. Tingkap papan kayu persegi Sampan sakat di Pulau Angsa Indah tampan karena budi Tinggi derajat karena bahasa. Obat apotik resepnya manjur Buat hilangkan kesemutan Sedari kecil berlatih jujur Kelak dewasa jadi panutan. Jalan-jalan ke Manokwari Baju robek terkena duri Jangan suka menyimpan iri Hidup tak tenang, tiada berseri. Demikian ulasan mengenai arti pantun pendidikan dan contoh-contohnya. Pantun masih kerap dipakai di beberapa daerah. Mulai di tanah Minangkabau, Sumatra Barat dan hingga masyarakat Betawi, Jakarta. Semoga ulasan di atas menambah wawasan kita tentang khasanah karya sastra Indonesia. Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya di sini sekarang! Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu di sini aja!
Berikutcontoh 10 pantun kemerdekaan untuk merayakan HUT ke-77 RI atau 17 Agustus 2022, cocok digunakan untuk caption IG, FB, WA. Terbaik! 5 Contoh Puisi Pendek Tema Kemerdekaan 17 Agustus 2022 Karya Sastrawan, Cocok untuk HUT Ke-77 RI Jawa Timur Telepon : 082143269505 Email : iklan.portaljember@ Jember. Nasional. Regional
Solo - Pantun bahasa Jawa atau parikan adalah salah satu jenis puisi dalam sastra Jawa yang disampaikan secara turun-temurun. Simak 25 contoh parikan bahasa Jawa 4 gatra berikut kebudayaan Jawa, parikan digunakan untuk menyampaikan pesan tertentu seperti nasihat, candaan, atau sindiran. Parikan diciptakan dengan mengambil referensi dari berbagai topik dan tema dalam itu Parikan atau Pantun Bahasa Jawa?Dikutip dari Jurnal Edukasi Kultura Universitas Negeri Medan dengan judul Pembelajaran Parikan Pantun Jawa Dalam Kearifan Lokal Budaya Jawa Sebagai Pembentuk Karakteristik Siswa karya Tri Indah Prasasti, parikan merupakan puisi tradisional Jawa yang mempunyai kesamaan bentuk dengan puisi tradisional Melayu yang biasa disebut pantun. Parikan terdiri dari dua bagian yaitu sampiran dan isi. Parikan juga dimaknai sebagai salah satu jenis puisi Jawa yang memiliki kaidah tertentu berupa guru lagu/rima akhir dan guru wilangan/jumlah suku kata tiap baris. Selain itu, Parikan terdiri atas gatra purwaka/baris sampiran dan gatra tebusan/baris perkembangannya, parikan memiliki beberapa fungsi penting yang ditentukan berdasarkan penggunaannya, yaituSebagai media pendidikanSebagai ekspresi perasaanSebagai kontrol sosialSebagai sindiranSebagai ekspresi ilmu sejatiSebagai estetika gendingBerikut 25 contoh parikan 4 gatra yang dikutip dari buku '100 Parikan Njombangan Tahun 2018' oleh Muchdlir Johar Zauhariy Kaya ngapa rasane tapeKaya bengkoang ginawe rawonKaya ngapa rasane wong ora duweKaya wayang gawe lakon2. Tak ibaratna lampune lilinMobat mabit kesilir anginOra gampang dadi pemimpinDikoreksi rakyat sing miskin3. Suwe ora jamuJamu pisan godhong cipirSuwe ora ketemuKetemu pisan gawe pikir4. Arjuna lunga marani AbimanyuSing diparani lagi njaga bangsaAja lali sregep sinauSupaya dadi wong sing berguna5. Manuk glathik nuthuli pariMabur lima teka sing pituLuwih becik netepi janjiLuwih ala janji sing palsu6. Gawe cao nangka sabrangKurang setrup luwih banyuAja awatak gumampangDen sengkud nggregut sinau7. Sega punar lawuh empalSegane penganten anyarDadi murid aja nakalKudu ulah ati sabar8. Awan-awan aja keluyuranAna Pak Mantri numpak sekuterKapan-kapan aku keturutanDuwe kanca sinaune pinter9. Yen kembang pilih mlatiYen manuk kutut waeBiyen sayang saiki benciMerga ora diturut karepe10. Wajib bapa aweh sandang mangan ngimelAweh arta sangu ngaji aja owelLan arep kasil ngilmu buwang sebelAja nganti ati atos amakiyel11. Esuk nembang sore nambangTembange asmaradanaEsuk ngadhang sore ngadhangSing diadhang ra teka-teka12. Pak Kamdi dolanan gergajiDisambi ngopi menyang SulawesiCalon pilkada ojo tebar janjiWes dadi pejabat jebule ngapusi13. Mlaku-mlaku nang Pasar BaruNang Pasar Baru golek sepedaDadi pemimpin kudu biso ditiruWargane aman kanthi urip sejahtera14. Tuku tahu isi nang MojowangiKepethuk Pak Wandi makani sapiYen negara e gema ripah loh jinawiPemerintah e kudu njunjung nilai demokrasi15. Esuk nyuling sore nyulingSulinge arek SuroboyoEsuk eling sore elingSing dielingi ora rumongso16. Petruk Gareng anake SemarIku kabeh lakon pewayanganKabeh dulur ojo podo bubarMonggo nerusake perjuangan pahlawan17. Muter-muter tiang menaraDelok tekan PrabumulihKibar-kibaren iku benderaBendera Sang Saka Merah Putih18. Mancing wader ning kali kembarWadere gak ono panggah dienteniOjo nganti negeri iki buyarAyo berjuang kanggo NKRI19. Dolan nang kali golek kerangNyelem ket isuk entuk mek sijiSaiki wes gak usum e perangTapi jamane golek prestasi20. Ayo semangat melu upacaraGae ngerayakno Indonesia merdekaAyo podho ngedohi narkobaSeng iso ngrusak generasi bangsa21. Numpak becak menyang SoloTuku daster karo tuku celonoAti seneng duweni koncoIso rukun lan dadi bolo22. Tuku klambi karo kancaTukune ning Pasar LegiSenajan toh kita bedaNanging tetep duweni toleransi23. Yen pingin mangan sukunOjo lali mangan kedondongYen pengen urip rukunOjo lali gotong royong24. Tuku pecel pincuk nang Mbok RondoMangan krupuk puli awas onok boraxPahlawan biyen merangi wong LondoPahlawan jaman saiki merangi berita hoax25. Mangan soto campur iwak teriSoto paling enak ono ing PlosoAyo sing sregep golek rezekiYen pengen dadi pahlawane keluargoItulah 25 contoh parikan, pantun dalam bahasa Jawa yang bisa dijadikan referensi dalam percakapan sehari-hari. Semoga bermanfaat, Lur!Artikel ini ditulis oleh Santo, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom. Simak Video "LPSK Tolak Permohonan Perlindungan Bripka Andry Serahkan Diri Dulu" [GambasVideo 20detik] ams/ahr
Pantunyang satu ini dirasa sangat memberikan hiburan bagi para penontonnya. Buat Kamu yang sedang cari pantun lucu, di bawah ini ada beberapa contoh pantun lucu yang bisa Kamu simak. Contoh Pantun Lucu untuk Pembukaan dan Penutupan Acara Pidato. Potong kayu untuk dibuat menjadi kertas, 101 Pantun Lucu Pake Banget :D Μƒ Singkat - GOODMINDS.ID Pantun Jawa – Di setiap daerah pantun memiliki namanya sendiri. Mulanya pantun merupakan puisi lama yang digunakan oleh suku Minangkabau yang dijadikan sebagai penuntun hidup. Kemudian pantun disebarluaskan maknanya menjadi sebuah hiburan. Sementara di daerah Jawa, kata pantun memiliki nama sendiri yaitu parikan. Pantun Jawa ini memiliki arti yaitu pantun kilat. Dalam sastra Jawa, parikan ini sama seperti pantun pada umumnya. Yang membedakannya adalah parikan ini memiliki dua larik saja. Larik pertama disebut sebagai kalimat penarik dan yang kedua disebut isi atau pesan. Pantun versi Jawa memiliki bentuk kepenulisan yang mudah dan singkat. Parikan memiliki macam berupa nasihat, candaan, bahkan sindiran. Pengertian dan Ciri Pantun Jawa Pantun Jawa atau yang biasa disebut sebagai parikan merupakan karya sastra dalam bahasa Jawa yang digunakan sebagai hiburan. Parikan ini bisa digunakan dalam segala kondisi seperti sedang mengobrol bersama teman, sebagai nasihat, dan juga pendidikan. Parikan banyak dijadikan sebagai kesenian Jawa yang masih dilestarikan sampai sekarang. Pantun Melayu biasanya memiliki 4 larik, lain halnya dengan parikan yang bisa 2 kalimat atau 4 kalimat. Pernah mendengar seni ludruk? Ludruk selalu menampilkan 3 jenis parikan dalam acaranya. Parikan pertama disebut lamba pesan, lalu kecrehan candaan, dan terakhir ada dangdutan kisah lucu. Parikan selalu memberi pesan tersirat dalam penyampaiannya. Baca Juga Pantun Jomblo Contoh Pantun Jawa dan Maknanya Seperti yang diketahui bahwa fungsi pantun adalah sebagai hiburan yang dapat dinikmati oleh orang-orang sekitar. Dulunya penyampaian pantun Jawa sering dikreasikan dengan menggunakan pentas wayang kulit dan pagelaran seni budaya yang ada. Tetapi, dengan perkembangan budaya yang terus meningkat penggunaan parikan masih terus dilestarikan hingga era modern ini. Penggunaan pantun Jawa memiliki gaya penyampaian yang unik. Parikan biasanya disampaikan dengan bentuk guyonan agar pendengarnya dapat terhibur. Walaupun dibalut dengan guyonan, parikan ini masih memiliki amanat yang tersirat ketika disampaikan. Parikan memiliki banyak macam, seperti parikan guyonan, parikan nasehat, dan parikan kasih sayang. Berikut contohnya Pantun Jawa untuk Candaan Orang Jawa terkenal dengan sifat keramahannya dan santai dalam menjalani kehidupan. Tak heran jika parikan berbentuk guyonan sering kali ditampilkan dalam pagelaran seni dan wayang. Tujuan dengan adanya parikan ini untuk membuat orang-orang tetap tenang dalam menjalani kehidupan. Berikut contoh pantun Jawa berbentuk candaan yang sering digunakan dalam sehari-hari Es lilin dowo-dowo Kadung salin ra sido Makna sudah berdandan rapi dan siap untuk pergi, tiba-tiba acara perginya batal sehingga dirinya harus berganti pakaian lagi. Si Budi irunge mimisan De’e mlayu teko sekolahan Dadi bocah ojo cengengesan Gigimu ompong ra karuan Makna jadi anak jangan suka tertawa berlebihan, karena jika tertawa dengan mulut yang lebar maka gigi ompongnya akan terlihat. Pak Subur ngingoni wedhus Wedhuse lemu teko Kudus Selak sore ndang adhus Ben raimu ora prengus Makna peringatan kepada seseorang untuk cepat-cepat mandi agar wajahnya tidak seperti kambing yang belum mandi. Neng jeding golek i gayung Teko jeding e malah berenang Kadung neng dalan gowo payung Tibakno panas kentang-kentang Makna ketika sudah bersiap-siap membawa payung diperjalanan alih-alih akan terjadi hujan. Ternyata saat tiba di sana cuaca sangat cerah, sehingga sia-sia dirinya membawa payung. Pantun Jawa untuk Kekasih Memberikan kode-kode cinta melalui parikan bisa dilakukan untuk menghibur pasangan yang sedang bertengkar atau sedang menjalani hubungan jarak jauh. Pantun Jawa yang satu ini juga sering dijadikan sebagai lagu dalam campursari. Kecintaan terhadap seni membuat parikan banyak dinikmati oleh anak muda dan juga orang tua. Berikut contoh parikan untuk kekasih Wong pinter iku pasti berilmu Ngono kui ojo diadu Yen aku tresno marang sliramu Sedino bengi isone rindu Makna seseorang yang sedang merasakan jatuh cinta dengan menahan rindu yang dirasakannya setiap hari. Tuku gethuk dino Minggu Ojo lali tuku jamu Hei iku bocah ayu Aku rindu piye kabarmu Makna perasaan seorang pria yang sedang rindu dengan kekasihnya. Mereka sudah lama tidak bertemu dan kemudian saling menanyakan kabar. Kelopo nom kelopo sawit Enek e neng samping omahmu Masio kowe ora nduwe duit Tetep tresno kanggo sliramu Makna meskipun kekasihnya tidak memiliki banyak uang, maka tidak akan menjadi masalah besar. Hal ini karena cinta tidak dapat dibeli dengan uang, namun ketulusan adalah bukti cinta sesungguhnya. Sikile wedus enek papat Arane sapi jeneng lembu Ojo nesu ojo sambat Yen jodoh pasti ketemu Makna seorang pria yang sedang meyakini pasangannya untuk tidak mengeluh dan marah karena jika mereka berjodoh pasti akan dipertemukan kembali. Tuku garem karo merico Tak kiro tujuanmu, jebule mung konco Makna seorang pria yang sudah banyak menyimpan rasa dan harapan kepada calon pasangannya. Dikiranya akan menjadi tujuan hidupnya, ternyata hanya dianggap sebagai teman. Guru sekolah jenenge pak Rian Tak kiro spesial, jebule mung pelarian Makna seorang yang mengungkapkan rasa kecewanya karena mengira dirinya istimewa untuk calon pasangannya, ternyata hanya dianggap sebagai pelarian. Pak Soleh dikongkon rene Duwe nomere, ora duwe hatine Makna seseorang yang ingin segera memiliki pacar, tetapi tidak memiliki kepastian di dalam hubungannya. Sehingga, dirinya hanya bisa menyimpan nomor teleponnya saja tetapi tidak bisa memiliki hatinya. Neng lapangan onok undur-undur Nek ora sayang, aku yo mundur Makna jika sudah tidak ada sayang di antara pasangan, lebih baik mengakhirinya daripada saling tersakiti satu sama lain. Baca Juga Pantun Jualan Pantun Jawa Penuh Inspirasi Pantun Jawa juga banyak yang bertema semangat dan penuh inspirasi. Pantun ini biasanya digunakan dalam kegiatan perkumpulan warga dan dalam lingkup pendidikan. Amanat dalam pantun ini bisa dengan mudah tersampaikan karena penyampaiannya yang ringan bagi siapa saja yang mendengarnya. Untuk itu, simak parikan Jawa berikut ini Mbok Yunah tuku sayur Digawe masak kanggo saiki Sugeng enjing dulur dulur Mugi mugi diparingi rejeki Makna mengucapkan selamat pagi kepada saudara dan teman-teman semuanya semoga hari ini diberikan banyak rezeki yang berlimpah. Daun jeruk daun kemangi Disirami bendino ben ora layu Yen isuk wayahe tangi Ben rejekine ora mlayu Makna kebiasaan bangun pagi akan membuat rezeki selalu berlimpah. Mas Bayu tuku yoyo Tukune neng Suroboyo Sarapan disik sebelum makaryo Ben awak e ora loyo Makna melakukan kebiasaan sarapan di pagi hari sebelum beraktivitas akan memberikan energi sehat dan badan yang kuat. Masakane yu Inem rasane hambar Beritane kuwi wis kesebar Ojo kesel dadi wong sabar Mergo sabar rezekine jembar Makna memiliki jiwa yang sabar akan membuat rezeki selalu mengalir. Pantun Jawa Sindiran Terkadang rasa kesal bisa diutarakan melalui parikan yang dibalut dengan guyonan. Biasanya, parikan sindiran disebarkan melalui lagu atau percakapan pada pagelaran seni wayang kulit. Bagi yang sering mendengar parikan sindiran, biasanya mereka tidak akan merasa sakit hati karena parikan dikemas dengan guyonan orang Jawa. Parikan sindiran lebih dianggap sebagai hiburan penyemangat hati. Orang Jawa tentu tidak akan menyindir secara terang-terangan kecuali jika memang mereka bermasalah satu sama lain. Parikan sindiran dalam sebuah lagu Jawa kebanyakan bertema tentang sindiran kehidupan, ditinggal mantan menikah, atau tentang kesedihan. Berikut contoh parikan Jawa yang bisa digunakan Cedek e Bone enek Gorontalo Cedek e Suroboyo enek Meduro Nyawang tonggo ora mentolo Biyen ngelokne saiki sengsoro Makna seseorang yang sedang menyindir tetangganya karena perbuatan di masa lalunya sering menghina orang lain. Saat roda kehidupan berputar, melihat tetangga yang menghina dulu kini hidupnya menjadi sengsara tidak karuan. Buah sawo buah stroberi Yen dadi tonggo ojo gampang meri Makna seseorang yang menyindir kepada semua orang untuk tidak mudah iri jika tetangganya memiliki sesuatu yang dirinya tidak bisa miliki. Pak Guntoro mangan ketan Bar ngono mangan intip Dadi wong urip angel tenan Yen ora kerjo yo ora urip Makna seseorang yang sedang mengeluh dengan kondisinya. Jika dirinya tidak bekerja maka tidak akan bisa mendapatkan uang untuk hidup. Mangan roti neng restoran karo si dia Urip iku dinikmati sing penting bahagia Makna jangan suka mengeluh dengan hidup. Berusahalah untuk terus bersyukur dan menikmati kehidupan. Mlaku mlaku neng Srengat Ngesir koe kakean ragat Makna sindiran bagi seseorang yang terlalu banyak mengeluarkan uang dan tenaganya untuk mencukupi kebutuhan wanita yang disukainya. Cah cilik guyon sambil mlayu Lha kok jomblo padahal ayu Makna sindiran kepada wanita yang cantik kenapa belum memiliki pacar. Baca Juga Pantun Karya Nenek Moyang Pantun Jawa sebagai Nasehat Memberi nasihat bisa disampaikan melalui media apapun agar pesan dapat tersampaikan dengan benar. Penyampaian nasihat harus menjaga adab dan kesopanan dalam setiap katanya. Begitu juga dengan parikan Jawa. Biasanya, parikan berupa nasihat disampaikan melalui kegiatan perkumpulan. Contohnya dalam bidang pendidikan, perkumpulan warga, maupun karya seni. Berikut contoh parikan nasihat Sepuluh kurang songo iku siji Timbang dolanan mending ngaji Makna daripada menghabiskan waktu untuk kegiatan yang tidak bermanfaat, lebih baik mencari amal ibadah berupa ngaji. Neng taman mini mangane gulali Walopun sugih sembahyang ojo lali Makna walaupun sudah memiliki banyak harta di dunia, jangan pernah meninggalkan ibadah salat. Sobirin budal neng sawah Teko kono cuacane panas Yen wis kabeh bedo sekolah Ojo lali karo konco lawas Makna pertemanan dengan teman lama harus tetap dijaga walaupun sudah beda sekolah. Gawe kocomoto ben ora silau Yen gelem urip penak kudu sinau Makna di usia muda harus banyak belajar jika ingin memiliki masa depan sukses dan hidup enak. Penutup Pantun Jawa atau biasa disebut parikan dalam bahasa Jawa banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai hiburan. Biasanya parikan disampaikan dalam bentuk lagu, perkumpulan, maupun pagelaran seni. Penyebaran parikan kepada anak bisa disampaikan melalui seni wayang, sementara orang dewasa bisa melalui lagu campursari atau dalam perkumpulan. Melestarikan budaya parikan bisa melalui media apa saja asalkan pesan yang dimilikinya dapat tersampaikan secara menyeluruh. Generasi muda saat ini sudah mulai melirik parikan sebagai karya seni dalam pembuatan lagu berjenis modern. Maka dari itu,parikan menjadi karya seni yang tidak lekang oleh waktu. Pantun Jawa Dalambahasa Jawa pula perkataan pantun itu adalah bentuk Krama kepada pari, iaitu kependekan daripada peribahasa atau pribha'sja' dalam bahasa Sanskrit. Ertinya disini, perkataan pantun bererti juga paribisa atau peribahasa dalam bahasa Melayu (Djajadiningrat 1933,1934 dalam Harun Mat Piah, 1989: 107). pantun bahasa jawa tema pendidikan 1. pantun bahasa jawa tema pendidikan 2. Pantun bahasa Jawa bertema pendidikan 3. pantun bahasa jawa empat baris tema pendidikan 4. Buatlah pantun bahasa jawa bertema yang mendidik,pada baris 1 dan 3 berjumlah suku kata yang sama dan baris ke 2 dan ke 4 berjumlah suku kata yang sama 5. I. BERILAH TANDA SILANG X PADA HURUF A, B, C, ATAU D DI DEPAN JAWABAN YANG PALING BENAR!1. Puisi melayu Indonesia yang berasal dari bahasa Jawa kuno β€œ tuntun β€œ yaitu . . . .A. SyairC. PantunB. SajakD. Puisi2. Berikut ciri-ciri pantun yang benar adalah . . . .A. Bersajak a-a-a-aB. Pertama dan ketigaC. Setiap baris terdiri atas 4-6 suku kataD. Terdiri atas baris sampiran dan isi dalam satu bait3. Pola rima yang tepat dalam sebuah pantun, yaitu . . . .A. Rima baris pertama sama dengan baris keempat pantunB. Rima baris pertama sama dengan baris ketiga pantunC. Rima baris ketiga sama dengan baris keempat pantunD. Rima baris kedua sama dengan baris ketiga pantun4. Tradisi berbalas pantun terdapat dalam prosesi pernikahan adat . . . .A. JawaC. BatakB. MelayuD. Dayak5. Pantun yang berisi kiasan biasa untuk menyampaikan suatu hal secara tersirat disebut . . . .A. Pantun nasihatC. Pantun kiasanB. Pantun jenakaD. Pantun teka-tekiBacalah pantun berikut untuk menjawabnaik kapal di dermagake dermaga lewat jembatankesehatan jantung perlu di jagaagar darah lancar tanpa hambatansoal nomor 6 – 10!6. Sampiran dari pantun tersebut adalah . . . .A. Naik kapal di dermagaC. Ke dermaga lewat jembatanKesehatan jantung perlu dijaga Kesehatan jantung perlu dijagaB. Naik kapal di dermagaD. Kesehatan jantung perlu dijagaKe dermaga lewat jembatan Agar darah lancar tanpa hambatan7. Rima yang digunakan pada pantun tersebut adalah . . . .A. a-b-a-bC. a-a-a-aB. a-b-b-aD. a-a-b-b8. Jumlah suku kata baris pertama pantun tersebut adalah . . . .A. DelapanC. LimaB. EnamD. Empat9. Isi pantun yang benar adalah . . . .A. Naik kapal haruB. Darah akan terhambat jika jantung tidak sehatC. Jantung harus sehat agar peredaran darah lancarD. Kesehatan jantung sangat penting sebelum naik kapal10. Pantun tersebut dibuat dengan tujuan untuk . . . .A. Memberikan arahan untuk menjaga kesehatanB. Menghibur atau menghilangkan penatC. Menyampaikan pesan tersiratD. Melakukan permainan tanya jawab11. Perhatikan pantun berikut !Pulang ke kampung halaman Mampir sebentar di Kota SragenCobalah terka wahai kawanSel darah apa yang mengangkut oksigen ?Berdasarkan isinya pantun di atas termasuk jenis pantun . . . .A. jenakaB. nasihatC. teka-tekiD. kiasan12. Berikut ini yang merupakan jenis pantun berdasarkan siklus kehidupan adalah . . . .A. pantun nasihatC. pantun jenakaB. pantun teka-tekiD. pantun orang tua13. Pantun yang berisi pesan yang bertujuan mendidik, memberikan pesan moral, budi pekerti, tuntunan kepada banyak orang adalah pantun . . . .A. agamaB. jenakaC. kiasan D. nasihat14. Perhatikan teks pantun berikut !1 Angin puyuh berputar-putar2 Bukan dengan bersantai-santai3 Dari laut menuju pantai4 Ilmu didapat dengan belajarUrutan yang tepat pantun di atas agar menjadi pantun yang padu adalah . . . .A. 2 – 4 – 3 – 1 B. 1 – 3 – 4 – 2C. 2 – 4 – 1 – 3D. 3 – 1 – 4 – 215. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam membuat pantun adalah . . . .A. Menentukan tema pantunB. Membuat bagian isi pantun C. Menentukan jenis pantunD. Membuat bagian sampiranII. ISILAH TITIK-TITIK DI BAWAH INI DENGAN JAWABAN YANG BENAR!16. Tuliskan ciri-ciri pantun yang benar!17. Sebutkan cara mengetahui informasi penting dari suatu pantun? Bacalah pantun berikut untuk menjawabBerdiri lalu berjongkokDilakukan untuk rehatJauhilah asap rokokAgar jantung tetap sehatsoal 13-15!18. Tuliskan bunyi sampiran pada pantun di atas!19. Tuliskan amanat dari pantun tersebut!20. Buatlah satu bait pantun yang bertema kesehatan​ 6. I. BERILAH TANDA SILANG X PADA HURUF A, B, C, ATAU D DI DEPAN JAWABAN YANG PALING BENAR! 1. Puisi melayu Indonesia yang berasal dari bahasa Jawa kuno β€œ tuntun β€œ yaitu . . . . A. Syair C. Pantun B. Sajak D. Puisi 2. Berikut ciri-ciri pantun yang benar adalah . . . . A. Bersajak a-a-a-a B. Pertama dan ketiga C. Setiap baris terdiri atas 4-6 suku kata D. Terdiri atas baris sampiran dan isi dalam satu bait 3. Pola rima yang tepat dalam sebuah pantun, yaitu . . . . A. Rima baris pertama sama dengan baris keempat pantun B. Rima baris pertama sama dengan baris ketiga pantun C. Rima baris ketiga sama dengan baris keempat pantun D. Rima baris kedua sama dengan baris ketiga pantun 4. Tradisi berbalas pantun terdapat dalam prosesi pernikahan adat . . . . A. Jawa C. Batak B. Melayu D. Dayak 5. Pantun yang berisi kiasan biasa untuk menyampaikan suatu hal secara tersirat disebut . . . . A. Pantun nasihat C. Pantun kiasan B. Pantun jenaka D. Pantun teka-teki Bacalah pantun berikut untuk menjawab naik kapal di dermaga ke dermaga lewat jembatan kesehatan jantung perlu di jaga agar darah lancar tanpa hambatan soal nomor 6 – 10! 6. Sampiran dari pantun tersebut adalah . . . . A. Naik kapal di dermaga C. Ke dermaga lewat jembatan Kesehatan jantung perlu dijaga Kesehatan jantung perlu dijaga B. Naik kapal di dermaga D. Kesehatan jantung perlu dijaga Ke dermaga lewat jembatan Agar darah lancar tanpa hambatan 7. Rima yang digunakan pada pantun tersebut adalah . . . . A. a-b-a-b C. a-a-a-a B. a-b-b-a D. a-a-b-b 8. Jumlah suku kata baris pertama pantun tersebut adalah . . . . A. Delapan C. Lima B. Enam D. Empat 9. Isi pantun yang benar adalah . . . . A. Naik kapal haru B. Darah akan terhambat jika jantung tidak sehat C. Jantung harus sehat agar peredaran darah lancar D. Kesehatan jantung sangat penting sebelum naik kapal 10. Pantun tersebut dibuat dengan tujuan untuk . . . . A. Memberikan arahan untuk menjaga kesehatan B. Menghibur atau menghilangkan penat C. Menyampaikan pesan tersirat D. Melakukan permainan tanya jawab 11. Perhatikan pantun berikut ! Pulang ke kampung halaman Mampir sebentar di Kota Sragen Cobalah terka wahai kawan Sel darah apa yang mengangkut oksigen ? Berdasarkan isinya pantun di atas termasuk jenis pantun . . . . A. jenaka B. nasihat C. teka-teki D. kiasan 12. Berikut ini yang merupakan jenis pantun berdasarkan siklus kehidupan adalah . . . . A. pantun nasihat C. pantun jenaka B. pantun teka-teki D. pantun orang tua 13. Pantun yang berisi pesan yang bertujuan mendidik, memberikan pesan moral, budi pekerti, tuntunan kepada banyak orang adalah pantun . . . . A. agama B. jenaka C. kiasan D. nasihat 14. Perhatikan teks pantun berikut ! 1 Angin puyuh berputar-putar 2 Bukan dengan bersantai-santai 3 Dari laut menuju pantai 4 Ilmu didapat dengan belajar Urutan yang tepat pantun di atas agar menjadi pantun yang padu adalah . . . . A. 2 – 4 – 3 – 1 B. 1 – 3 – 4 – 2 C. 2 – 4 – 1 – 3 D. 3 – 1 – 4 – 2 15. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam membuat pantun adalah . . . . A. Menentukan tema pantun B. Membuat bagian isi pantun C. Menentukan jenis pantun D. Membuat bagian sampiran II. ISILAH TITIK-TITIK DI BAWAH INI DENGAN JAWABAN YANG BENAR! 16. Tuliskan ciri-ciri pantun yang benar! 17. Sebutkan cara mengetahui informasi penting dari suatu pantun? Bacalah pantun berikut untuk menjawab Berdiri lalu berjongkok Dilakukan untuk rehat Jauhilah asap rokok Agar jantung tetap sehat soal 13-15! 18. Tuliskan bunyi sampiran pada pantun di atas! 19. Tuliskan amanat dari pantun tersebut! 20. Buatlah satu bait pantun yang bertema kesehatan​ mlaku mlaku ketemu kadesketemu kades ning blitarlek kepingin uripmu suksesojo males kowe belajar 2. Pantun bahasa Jawa bertema pendidikan Berikut ini contoh pantun/parikan bertemakan nasehat pendidikan Mlaku mlaku tuku lali tuku guru ayo ora dadi iku aja ditiruWani maling wayah panenAyo gage mapan turuSesuk sekolah ora kawanenKetemu konco ndek esuk mauKoncoku kui sifate gigihBocah sekolah kudu sregep sinauEndah pinter lan dadi wong sugihPembahasan Pantun/parikan bertemakan pendidikan masih termasuk kedalam jenis pantun nasehat, karena didalamnya membahas atau didalamnya berisi wejangan, pesan baik dan Bahasa Jawa pantun disebut dengan parikan, Pantun bahasa jawa atau parikan digunakan sebagai sarana hiburan juga penyampaian pesan kepada pendengar. Agar pendengan lebih mudah memahami isi dari pantun yang tersusun dengan kata-kata pilihan dan lebih lanjut Materi tentang contoh parikan 4 gatra Materi tentang contoh lain parikan bahasa jawa tentang contoh parikan tentang kesehatan jawaban Kelas VIIIMapel B. DaerahBab ParikanKode -AyoBelajar 3. pantun bahasa jawa empat baris tema pendidikan Ana menungsaana jinLagi keder rebutan danaBocah sekolah kudu rajinEndah pinter ilmune berguna 4. Buatlah pantun bahasa jawa bertema yang mendidik,pada baris 1 dan 3 berjumlah suku kata yang sama dan baris ke 2 dan ke 4 berjumlah suku kata yang sama jawaban1. rimasajak a-b-ab1. rimasajak a-b-abmemiliki sampiran dan isi1. rimasajak a-b-abmemiliki sampiran dan isi9-13 suku kata1. rimasajak a-b-abmemiliki sampiran dan isi9-13 suku katamemiliki makna1. rimasajak a-b-abmemiliki sampiran dan isi9-13 suku katamemiliki makna2. sampiran 1 dan 21. rimasajak a-b-abmemiliki sampiran dan isi9-13 suku katamemiliki makna2. sampiran 1 dan 2isi 3 dan 41. rimasajak a-b-abmemiliki sampiran dan isi9-13 suku katamemiliki makna2. sampiran 1 dan 2isi 3 dan 43. jangan hanya berdiam saja lebih baik melalukan kegiatan yang membuat sehat seperti berolahraga dengan olahraga kita menjadi sehat dan semua aktivitas dalam tubuh menjadi lancar 5. I. BERILAH TANDA SILANG X PADA HURUF A, B, C, ATAU D DI DEPAN JAWABAN YANG PALING BENAR!1. Puisi melayu Indonesia yang berasal dari bahasa Jawa kuno β€œ tuntun β€œ yaitu . . . .A. SyairC. PantunB. SajakD. Puisi2. Berikut ciri-ciri pantun yang benar adalah . . . .A. Bersajak a-a-a-aB. Pertama dan ketigaC. Setiap baris terdiri atas 4-6 suku kataD. Terdiri atas baris sampiran dan isi dalam satu bait3. Pola rima yang tepat dalam sebuah pantun, yaitu . . . .A. Rima baris pertama sama dengan baris keempat pantunB. Rima baris pertama sama dengan baris ketiga pantunC. Rima baris ketiga sama dengan baris keempat pantunD. Rima baris kedua sama dengan baris ketiga pantun4. Tradisi berbalas pantun terdapat dalam prosesi pernikahan adat . . . .A. JawaC. BatakB. MelayuD. Dayak5. Pantun yang berisi kiasan biasa untuk menyampaikan suatu hal secara tersirat disebut . . . .A. Pantun nasihatC. Pantun kiasanB. Pantun jenakaD. Pantun teka-tekiBacalah pantun berikut untuk menjawabnaik kapal di dermagake dermaga lewat jembatankesehatan jantung perlu di jagaagar darah lancar tanpa hambatansoal nomor 6 – 10!6. Sampiran dari pantun tersebut adalah . . . .A. Naik kapal di dermagaC. Ke dermaga lewat jembatanKesehatan jantung perlu dijaga Kesehatan jantung perlu dijagaB. Naik kapal di dermagaD. Kesehatan jantung perlu dijagaKe dermaga lewat jembatan Agar darah lancar tanpa hambatan7. Rima yang digunakan pada pantun tersebut adalah . . . .A. a-b-a-bC. a-a-a-aB. a-b-b-aD. a-a-b-b8. Jumlah suku kata baris pertama pantun tersebut adalah . . . .A. DelapanC. LimaB. EnamD. Empat9. Isi pantun yang benar adalah . . . .A. Naik kapal haruB. Darah akan terhambat jika jantung tidak sehatC. Jantung harus sehat agar peredaran darah lancarD. Kesehatan jantung sangat penting sebelum naik kapal10. Pantun tersebut dibuat dengan tujuan untuk . . . .A. Memberikan arahan untuk menjaga kesehatanB. Menghibur atau menghilangkan penatC. Menyampaikan pesan tersiratD. Melakukan permainan tanya jawab11. Perhatikan pantun berikut !Pulang ke kampung halaman Mampir sebentar di Kota SragenCobalah terka wahai kawanSel darah apa yang mengangkut oksigen ?Berdasarkan isinya pantun di atas termasuk jenis pantun . . . .A. jenakaB. nasihatC. teka-tekiD. kiasan12. Berikut ini yang merupakan jenis pantun berdasarkan siklus kehidupan adalah . . . .A. pantun nasihatC. pantun jenakaB. pantun teka-tekiD. pantun orang tua13. Pantun yang berisi pesan yang bertujuan mendidik, memberikan pesan moral, budi pekerti, tuntunan kepada banyak orang adalah pantun . . . .A. agamaB. jenakaC. kiasan D. nasihat14. Perhatikan teks pantun berikut !1 Angin puyuh berputar-putar2 Bukan dengan bersantai-santai3 Dari laut menuju pantai4 Ilmu didapat dengan belajarUrutan yang tepat pantun di atas agar menjadi pantun yang padu adalah . . . .A. 2 – 4 – 3 – 1 B. 1 – 3 – 4 – 2C. 2 – 4 – 1 – 3D. 3 – 1 – 4 – 215. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam membuat pantun adalah . . . .A. Menentukan tema pantunB. Membuat bagian isi pantun C. Menentukan jenis pantunD. Membuat bagian sampiranII. ISILAH TITIK-TITIK DI BAWAH INI DENGAN JAWABAN YANG BENAR!16. Tuliskan ciri-ciri pantun yang benar!17. Sebutkan cara mengetahui informasi penting dari suatu pantun? Bacalah pantun berikut untuk menjawabBerdiri lalu berjongkokDilakukan untuk rehatJauhilah asap rokokAgar jantung tetap sehatsoal 13-15!18. Tuliskan bunyi sampiran pada pantun di atas!19. Tuliskan amanat dari pantun tersebut!20. Buatlah satu bait pantun yang bertema kesehatan​ Jawabanjawaban ya no,1,2 adalah c,dPenjelasansoalnya banyak kali 6. I. BERILAH TANDA SILANG X PADA HURUF A, B, C, ATAU D DI DEPAN JAWABAN YANG PALING BENAR! 1. Puisi melayu Indonesia yang berasal dari bahasa Jawa kuno β€œ tuntun β€œ yaitu . . . . A. Syair C. Pantun B. Sajak D. Puisi 2. Berikut ciri-ciri pantun yang benar adalah . . . . A. Bersajak a-a-a-a B. Pertama dan ketiga C. Setiap baris terdiri atas 4-6 suku kata D. Terdiri atas baris sampiran dan isi dalam satu bait 3. Pola rima yang tepat dalam sebuah pantun, yaitu . . . . A. Rima baris pertama sama dengan baris keempat pantun B. Rima baris pertama sama dengan baris ketiga pantun C. Rima baris ketiga sama dengan baris keempat pantun D. Rima baris kedua sama dengan baris ketiga pantun 4. Tradisi berbalas pantun terdapat dalam prosesi pernikahan adat . . . . A. Jawa C. Batak B. Melayu D. Dayak 5. Pantun yang berisi kiasan biasa untuk menyampaikan suatu hal secara tersirat disebut . . . . A. Pantun nasihat C. Pantun kiasan B. Pantun jenaka D. Pantun teka-teki Bacalah pantun berikut untuk menjawab naik kapal di dermaga ke dermaga lewat jembatan kesehatan jantung perlu di jaga agar darah lancar tanpa hambatan soal nomor 6 – 10! 6. Sampiran dari pantun tersebut adalah . . . . A. Naik kapal di dermaga C. Ke dermaga lewat jembatan Kesehatan jantung perlu dijaga Kesehatan jantung perlu dijaga B. Naik kapal di dermaga D. Kesehatan jantung perlu dijaga Ke dermaga lewat jembatan Agar darah lancar tanpa hambatan 7. Rima yang digunakan pada pantun tersebut adalah . . . . A. a-b-a-b C. a-a-a-a B. a-b-b-a D. a-a-b-b 8. Jumlah suku kata baris pertama pantun tersebut adalah . . . . A. Delapan C. Lima B. Enam D. Empat 9. Isi pantun yang benar adalah . . . . A. Naik kapal haru B. Darah akan terhambat jika jantung tidak sehat C. Jantung harus sehat agar peredaran darah lancar D. Kesehatan jantung sangat penting sebelum naik kapal 10. Pantun tersebut dibuat dengan tujuan untuk . . . . A. Memberikan arahan untuk menjaga kesehatan B. Menghibur atau menghilangkan penat C. Menyampaikan pesan tersirat D. Melakukan permainan tanya jawab 11. Perhatikan pantun berikut ! Pulang ke kampung halaman Mampir sebentar di Kota Sragen Cobalah terka wahai kawan Sel darah apa yang mengangkut oksigen ? Berdasarkan isinya pantun di atas termasuk jenis pantun . . . . A. jenaka B. nasihat C. teka-teki D. kiasan 12. Berikut ini yang merupakan jenis pantun berdasarkan siklus kehidupan adalah . . . . A. pantun nasihat C. pantun jenaka B. pantun teka-teki D. pantun orang tua 13. Pantun yang berisi pesan yang bertujuan mendidik, memberikan pesan moral, budi pekerti, tuntunan kepada banyak orang adalah pantun . . . . A. agama B. jenaka C. kiasan D. nasihat 14. Perhatikan teks pantun berikut ! 1 Angin puyuh berputar-putar 2 Bukan dengan bersantai-santai 3 Dari laut menuju pantai 4 Ilmu didapat dengan belajar Urutan yang tepat pantun di atas agar menjadi pantun yang padu adalah . . . . A. 2 – 4 – 3 – 1 B. 1 – 3 – 4 – 2 C. 2 – 4 – 1 – 3 D. 3 – 1 – 4 – 2 15. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam membuat pantun adalah . . . . A. Menentukan tema pantun B. Membuat bagian isi pantun C. Menentukan jenis pantun D. Membuat bagian sampiran II. ISILAH TITIK-TITIK DI BAWAH INI DENGAN JAWABAN YANG BENAR! 16. Tuliskan ciri-ciri pantun yang benar! 17. Sebutkan cara mengetahui informasi penting dari suatu pantun? Bacalah pantun berikut untuk menjawab Berdiri lalu berjongkok Dilakukan untuk rehat Jauhilah asap rokok Agar jantung tetap sehat soal 13-15! 18. Tuliskan bunyi sampiran pada pantun di atas! 19. Tuliskan amanat dari pantun tersebut! 20. Buatlah satu bait pantun yang bertema kesehatan​ Penjelasan atas baris sampiran dan isi dalam satu baris pertama sama dengan baris ketiga kapal di harus sehat agar peredaran darah arahan untuk menjaga tema pantunCiri-ciri pantunTiap bait terdiri dari empat larik,Tiap larik terdiri atas 8 sampai 12 suku kata,Larik pertama dan kedua merupakan sampiran,Larik ketiga dan keempat merupakan isi,Rima akhir larik bersajak dengan membaca bari ketiga dan keempat dengan lalu berjongkok,Dilakukan untuk kita menjauhi asap rokok agar jantung tetap tema kesehatan Jika pergi ke pulau madura Harus lewat sebelah selat Rajinlah Berolahraga Agar tubuh menjadi sehatSemoga bermanfaat,Semangat blajarnya dek walau kita mager wkwkwk .
  • j1mqvz9viy.pages.dev/199
  • j1mqvz9viy.pages.dev/489
  • j1mqvz9viy.pages.dev/288
  • j1mqvz9viy.pages.dev/243
  • j1mqvz9viy.pages.dev/325
  • j1mqvz9viy.pages.dev/302
  • j1mqvz9viy.pages.dev/96
  • j1mqvz9viy.pages.dev/104
  • pantun bahasa jawa tema pendidikan